Posts

Mengenal Sufisme Di Kurun Modern

Image
Manusia sebagai hamba Allah ialah satu-satunya makhluk yang paling istimewa di antara semua makhluk-Nya yang lain. Di samping dikaruniai nalar dan pikiran, insan ternyata ialah makhluk yang penuh misteri dan penuh diam-diam yang menarik untuk dikaji. Misteri ini justru sengaja dibentuk Allah semoga insan mempunyai rasa antusias yang tinggi untuk menguak dan mendalami keberadaan dirinya sebagai ciptaan Allah, untuk kemudian mengenali siapa penciptanya. Syekh Ahmad bin Ruslan as-Syafi'i mengemukakan, " Sesuatu yang paling awal diwajibkan atas insan ialah ma'rifatullah dengan keyakinan ". Bahwa sebagai hamba Allah, insan harus bisa mengenal terlebih dulu siapa yang berhak disembah, untuk kemudian segala proses dan komponen ibadah kepada-Nya tercerminkan di bawah ma'rifatullah . Sebab, ibadah seseorang baik ibadah wajib ataupun sunnah, tidak akan mungkin sah tanpa ma'rifatullah . Di balik itu, tujuan utama seorang yang akil ialah bertemu dengan A...

Memilih Pemimpin Yang Merakyat

Image
Genderang persaingan kontestan capres dan cawapres sudah ditabuh KPU. Saatnya rakyat Indonesia meminang-minang siapa yang akan dipilih nantinya. Memilih pemimpin ialah salah satu sarana mewujudkan kehidupan berbangsa dan bertanah air yang baik dan sejahtera. Sebab, dengan kita menentukan pemimpin yang baik dan merakyat akan terwujud kehidupan yang berimbang. Tidak ada jarak antara pemimpin dan rakyatnya, hanya kiprah dan kewenangan sajalah yang memisahkannya. Pemimpin yang baik ialah pemimpin yang mau tahu kondisi dan keadaan masyarakatnya. Mereka mau “blusukan” dan menengok apa yang rakyat butuhkan. Sehingga rakyatnya tidak takut memberikan aspirasinya kepada mereka. Rakyat akan sungkan, aib dan takut apabila pemimpinnya hanya duduk, tanda tangan dan berpidato di depan atau di dalam gedungnya. “Blusukan” ialah salah satu cara ampuh untuk lebih bersahabat dengan rakyatnya dan mendengarkan keluh kesah rakyatnya. Cara ini sudah pernah diterapkan oleh Khalifah Umar bin Khattab...

Kh. Dimyati Banten (Abuya Dimyati)

Image
Nama lengkapnya yaitu KH. Muhammad Dimyati bin Muhammad Amin al-Bantani yang biasa dipanggil dengan sebutan “Abuya Dimyati”, atau oleh kalangan santri Jawa bersahabat dipanggil “Mbah Dim”. Beliau dikenal sebagai ulama dan guru thariqah yang alim dan wira’i di Banten. Beliau lahir sekitar tahun 1925 dari pasangan H. Amin dan Hj. Ruqayah. Sejak kecil Abuya Dimyati sudah menampakan kecerdasan dan keshalihannya. Beliau berguru dari satu pesantren ke pesantren lainnya, menjelajah tanah Jawa hingga ke pulau Lombok demi memenuhi pundi-pundi keilmuannya. Abuya Dimyati berguru pada ulama-ulama sepuh di tanah Jawa. Di antaranya Abuya Abdul Chalim, Abuya Muqri Abdul Chamid, Mama Achmad Bakri (Mama Sempur), Mbah Dalhar Watucongol Magelang, Mbah Nawawi Jejeran Jogja, Mbah Khozin Bendo Pare Kediri, Mbah Baidlowi Lasem Rembang, Mbah Rukyat Kaliwungu Kendal, dan masih banyak lagi. Kesemua guru-guru dia bermuara pada Syech Nawawi al-Bantani. Menurut  Abuya Dimyati, para kyai sepuh terse...